Archives for category: pramuka

Salam Pramuka

Bagi Kakak-kakak yang ingin juga memeriahkan kegiatan JOTA-JOTI terutama JOTI, tentu perlu IRC klien atau webchats. Salah satunya mIRC (yang kompetibel dengan OS Windows). Untuk itu kakak-kakak harus mengikuti tahapan-tahapan berikut ini. Mulai dari tahapan instalasi sampai dengan tahapan penggunaan.

Namun sebelum menggakan mIRC, Kakak perlu tahu dulu spesifikasi yang harus dipenuhi sebelum mIRC diinstall di komputer kakak. Spesifikasinya untuk mIRC v7.19 : Windows 2000/XP/Vista/7; tapi kalo Windows Kakak dibawah 2000 bisa gunakan mIRC v6.35.

Pertama Kakak harus men-download mIRC, untuk mIRC v7.19 (download), sedangkan mIRC v6.35 (download).

Double klik pada file yang didownload. Dan akan muncul jendela seperti terlihat diatas. Kemudian klik next

Jika Kakak ingin menginstal mIRC Kakak harus menerima lisensi, dan ketentuan yang berlaku dari mIRC. Jika kakak setuju maka tekan i agree.

Secara standar mIRC akan menempatkan programnya di Program Files/mIRC. Namun jika Kakak ingin mengubahnya, kakak bisa klik tombol browse dan klik next jika sudah selesai.





Klik next, next, install, tunggu sebentar dan klik finish

Jika keluar jendela, seperti diatas. Bersabarlah untuk menunggu tombol continue bisa di klik, biasanya hanya 30 detik.

Kemudian, akan terlihat jendela ini. Dan isi full name, email address, nickname & alternative dengan data diri Kakak.

Tapi sebelumnya, Kakak harus koneksikan server ke Scoutlink.net dengan cara : Klik menu “Connect”, kemudian “Server” dan cari tombol add, dan akan terlihat seperti dibawah ini.

Isi data sebagaimana tulisan dibawah ini.

Namun bagi kakak yang ingin menggunakan server lain bisa gunakan ; chat.eu.scoutlink.net, chat.nl.scoutlink.net, chat.de.scoutlink.net, eucalyptus.scoutlink.net, birch.scoutlink.net, fir.scoutlink.net, cypress.scoutlink.net, chestnut.scoutlink.net, osier.scoutlink.net, baobab.scoutlink.net, larch.scoutlink.net, beech.scoutlink.net, elder.scoutlink.net, balsa.scoutlink.net, cedar.scoutlink.net, maple.scoutlink.net, atau hazel.scoutlink.net. Salah satunya bisa kakak gunakan, tapi sebagian besar Pramuka, biasanya menggunakan server chat.scoutlink.net. Meskipun sebenarnya semuanya akan menuju pada server yang sama.

Tulislah #indonesian, jika Kakak mau berchatting ria menggunakan bahasa indonesia; #english, jika bahasa Inggris; #deutsch, jika bahasa belanda, dan masih banyak lagi.

Tunggu beberapa saat dan mIRC Kakak sudah siap dimainkan.

Demikian, terimakasih. Semoga bermanfaat.

Salam Pramuka…

Apa kabar rekan-rekan, sepertinya dalam beberapa hari lagi kita akan menemui kegiatan besar yang rutin diselenggarakan oleh Biro Kepanduan Sedunia Regional Asia-Pasifik yang bernama 7th Asia-Pacific Regional Air/Internet Jambore. Kalau menurut dugaan yang saya prediksi (hehe… meskipun saya bukan paranormal), tahun ini akan dipastikan kegiatan tersebut berjalan sangat meriah, mengingat ini merupakan tahun EMAS Gerakan Pramuka. Yang akan dirayakan oleh Pramuka diseluruh nusantara pada 14 Agustus mendatang.

Sepertinya pada tahun ini, saya akan ambil bagian lagi dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Akun yang akan aktif saya gunakan nantinya adalah Facebook, Twitter, Blogger, dan tidak lupa IRC-nya. Oh iya, ngomong-ngomong IRC mungkin ada kawan-kawan yang kelupaan dalam menggunakan IRC atau mungkin belum tahu cara menggunakannya.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk berchatting ria pada kegiatan ini. Tapi sebelumnya harus sudah dipastikan Kakak menggunakan / menginstal IRC yang sesuai yang kemudian memasukkan data yang disediakan, lalu terhubung deh… Selesai…

Berikut adalah data yang diperlukan untuk bisa berchatting ria via JOTI :

Nama Jaringan : ScoutLink
Port : 6667
Server : chat.scoutlink.net

Selain chat.scoutlink.net, server lain yang bisa digunakan adalah chat.eu.scoutlink.net (Gunakan ini jika Kakak berada di benua Eropa), chat.nl.scoutlink.net (Gunakan ini jika Kakak berada di Belanda), chat.de.scoutlink.net (Gunakan ini jika Kakak berada di Jerman), eucalyptus.scoutlink.net, birch.scoutlink.net, fir.scoutlink.net, cypress.scoutlink.net, chestnut.scoutlink.net, osier.scoutlink.net, baobab.scoutlink.net, larch.scoutlink.net, beech.scoutlink.net, elder.scoutlink.net, balsa.scoutlink.net, cedar.scoutlink.net, maple.scoutlink.net, atau hazel.scoutlink.net. Salah satunya bisa kakak gunakan, tapi sebagian besar Pramuka, biasanya menggunakan server chat.scoutlink.net.

Semua server telah mengaktifkan SSL. Menggunakan SSL mengenkripsi koneksi Kakak ke server, jadi tidak ada yang tahu data yang Kakak tulis selain Kakak send dan server yang bisa membaca data tersebut. Port yang digunakan adalah 6697.

Sedangkan IRC klien yang bisa digunakan adalah mIRC untuk OS Windows (hanya bisa Chatting) – cara menggunakan klik link ini (download); vIRC untuk OS Windows (bisa Bicara & VideoCall) – (download); AmIRC untuk OS Amiga – (download); Ircle untuk Macintosh (hanya bisa Chatting) – (download); XChat untuk Linux, Unix, Windows (hanya bisa Chatting) – cara menggunakan klik link ini (download for linux/unix atau download for windows). Diantara sekian banyak IRC Klien, saya hanya pernah menggunakan mIRC dan xChat saja.

Tapi bila Kakak tidak mau ambil pusing dengan menginstall berbagai aplikasi diatas bisa menggunakan webchats, seperti : Scoutlink Webchat, Mibbit, JAVA-Chat, CGI-IRC, dan lain-lain. Semua webchat sudah saya gunakan, dan bisa.

Nah, kalo Kakak susah chatting via Komputer Desktop / Laptop, jangan pusing atau nangis. Masih bisa kok chatting via HP (tapi hanya untuk HP OS symbian / java aja ya…) Bisa install aplikasi : jmIRC (download), vIRCa (download), wlIRC (download), k-IRC (download), dan mungkin masih banyak lagi.

Tapi saya hanya pernah mencoba menggunakan jmIRC, namun sebelum mengaktifkannya Kakak harus memastikan dulu bahwa pulsa + GPRS Kakak aktif. :) Ya, paling tidak dalam 3 hari tersebut ikutan paket lah untuk menghemat pulsa, hehehe…

Demikian yang bisa saya sampaikan, akhir kata saya ucaptan selamat ber JOTA-JOTI ria dan jangan lupa, kita chatting bersama :)

Salam Pramuka…

Tentu rekan-rekan sering mengikuti upacara adat wasaka atau upacara adat serupa. Biasanya dilakukan sebelum upacara pembukaan atau penutupan sebuah kegiatan, misalnya raimuna, lpk, kpdk, dll yang bersifat kegiatan kepenegakan atau kepandegaan. Dalam setiap upacara adat tentu sering melihat kayu adat yang digunakan untuk meresmikan upacara adat.

Nah, kebetulan saya mendapatkan beberapa filosofi yang dapat dijadilan alasan, kenapa kayu adat yang digunakan dalam upacara adat itu hanya memiliki dua cabang ?

Pada dasarnya memang hanya untuk sandaran pusaka adat (seperti golok, kapak, parang, dll) atau sebagai tempat menaruh pakaian adat (laung, kerudung, sarung, dll) yang digunakan untuk melaksanakan upacara adat. Namun disamping itu semua ternyata ada sebuah filosofi yang dapat diambl dari dua cabang kayu tersebut. Biasanya cabang yang pertama adalah cabang yang tegak lurus dengan diameter yang lebih besar dari pada yang satunya. Em… Ada yang tau makna yang tersirat didalamnya ? Yang saya maksud tentu bukan semacam serat kayu, ulat pohon, dll, melainkan sebuah filosofi yang positif yang dapat dijadikan landasan tentunya.

Kayu adat yang bercabang dua tersebut mengkiaskan kehidupan seorang pramuka yang diharapkan dikemudian harinya dapat mendarma baktikan dirinya terhadap masyarakat (kayu dengan diameter lebih besar) serta mendarma baktikan dirinya terhadap Gerakan Pramuka (kayu dengan diameter lebih kecil). Dalam hal ini seorang pramuka dituntut untuk bisa menyelaraskan kedua hal tersebut dalam kehidupan sehari-harinya.

Demikian sebuah catatan kecil yang mudah-mudahan dapat berarti untuk rekan-rekan sekalian. Semoga bermanfaat. Salam Blogger & Salam Pramuka…

SALAM PRAMUKA…

Alhamdulillah dalam kesempatan yang sama saya masih mempunyai pandangan baru lagi untuk membuat sebuah tulisan… Kali ini saya masih pengen membahas tentang Tanda Pengenal Pramuka…

Baik, langsung saja ke laptop,,, heheheh…
Dalam berbagai kegiatan yang pernah saya ikuti, sering saya melihat berbagai atribut yang rekan-rekan Pramuka kenakan… Dari bawah sampai atas… Dari Sepatu sampai Baret/Topi… Banyak rekan-rekan yang belum begitu memahami pengenaan Tanda Pengenal yang baik dan benar… Hal ini sebenarnya sudah berlangsung lama, semenjak saya kenal Pramuka waktu Siaga dulu… hahahahah… Pikir saya sekarang adalah inilah yang salah dari kita (saya tidak menyalahkan orang lain saja, tetapi juga saya)… Kita terkesan lebih suka meneruskan hal yang kurang tepat dikenakan ketimbang mencari hal yang benar yang sudah ditentukan… Banyak dari kita lebih senang menunggu daripada mencari… Tapi sebenarnya bukan mencari/menunggunya yang dipermasalahkan tapi pengenaan Tanda Pengenal Pramuka-nya yang jadi masalah… heheheh… Bukan Bermaksud sok tau… juga tidak bermaksud ingin dipuji, tapi hanya ingin berbagi… Beginilah contoh penggunaan Seragam serta Tanda Pengenal Pramuka yang Baik dan Benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pramuka (yang saya ketahui)… Saya sebenarnya lebih cenderung menyukai hal yang normatif, yang telah ditentukan ketimbang hal-hal yang berbau mengenyampingkan Peraturan yang berlaku…

Kiranya hanya ini yang bisa saya sampaikan, seperti biasanya saya hanya meminta kritik dan saran jika segala yang saya sampaikan kurang tepat, agar rekan-rekan saling berbagi… Terimakasih… SALAM PRAMUKA…

Dulu kurang lebih 13 tahun yang lalu saya merupakan Pramuka Siaga. Ketaika itu banyak kegiatan yang saya ikuti salah satu yang sangat saya ingat adalah Persari (Perkemahan Satu Hari), kegiatan yang lumrah dilakukan oleh Pramuka Siaga.
Kemudian sekitar tahun 2000an saya baru kembali ke Kalimantan Selatan, karena waktu itu kami (saya dan keluarga) tinggal di Yogyakarta. Saya melihat sangat banyak Pramuka Hijau, begitulah nama lain bagi Pramuka Siaga yang sering saya dengar dulu waktu saya masih menjadi Pramuka Siaga. Kami sering disebut Pramuka Hijau.
Saya sedikit heran dengan keadaan di tempat saya terlebih lagi di Kalimantan Selatan. Yang saya lihat sekarang adalah sangat langkanya Pramuka Siaga. Sebenarnya kurang tepat kalau dikatakan langka, karena selama saya di Kalimantan Selatan dan mengikuti berbagai kegiatan saya tidak pernah melihat seorangpun Pramuka Siaga. Nah lo… gimana nih ? Yang jadi pertanyaan terbesar saya sekarang adalah… Apakah Pramuka Siaga sekarang langka ? atau punah ?
Padahal yang saya tahu, Pramuka Siaga merupakan cikal bakal Pramuka dimasa datang… menurut pandangan saya sih…
Ketika seorang baru menjadi anggota Pramuka ketika dia duduk di bangku SMA/SMK/Sederajat (Penegak) akan berbeda dengan seorang yang menjadi anggota Pramuka dari Siaga kemudian Penggalang, Penegak dan terakhir Pandega…
Kembali kepermasalahan… Sekarang siapa yang harus disalahkan ? Jawabannya menurut saya bukan seseorang atau siapapun, melainkan kita semua…
Sekarang kita berkewajiban memperbaiki Pramuka lagi, setidaknya dari diri kita sendiri… Nah… oleh karenanya sekarang saya mempunyai harapan besar terhadap kemajuan Pramuka Siaga…
Saya agak kurang sependapat dengan akan diselenggarakannya Pramuka Prasiaga… Karena Pramuka Siaga saja sekarang yang perlu banyak dibenahi… Baru kita menciptakan Golongan baru lagi sebelum siaga, yakni Pramuka Prasiaga…
Baik, kiranya saya sangat berterimakasih kepada rekan-rekan yang selalu dan ingin menanggapi pendapat saya ini… Kritikan dan saran yang baik selalu saya nanti dan idam-idamkan, demi kemajuan Pramuka kita, Pramuka bersama… Terimakasih…

SALAM PRAMUKA !

Pada bulan Agustus 2010 lalu telah diselenggarakan kegiatan yang boleh dibilang sangat bergengsi dalam Regional Asia Pasifik, Pasalnya World Scout Bureau, Asia-Pacific Region Bureau menyelenggarakan sebuah kegiatan yang bertajuk 6th Asia-Pacific Region Air/Internet Jamboree. Kegiatan tersebut bisa dibilang kegiatan yang paling mudah diikuti anggota Kepanduan diseluruh Regional Asia Pasifik, karena hanya diikuti melalui dua media utama, yakni Udara (Radio) dan Internet. Alhamdulillah untuk kesekian kalinya saya mengikuti kegiatan tersebut.

Nah… yang sebenarnya akan saya paparkan kali ini bukan berkenaan dengan kegiatan JOTA/JOTI tersebut melainkan Tanda Ikut Serta Kegiatan-nya atau lebih sering disebut TISKA. Karena kurang lebih tanggal 24 Agustus 2010 saya mendapatkan TISKA dari JOTA/JOTI tersebut.

Dulu, saya sering berpikir bahwa saya sangat bangga jadi seorang Pramuka. Mengingat Pramuka banyak memberi penghargaan kepada saya. Ya… sebenarnya ini terkesan curhat sih, hahaha… tapi tak apa lah…

Kembali ke topik, saya banyak diberi penghargaan terutama TISKA, tapi yang saya heran sekarang ini adalah banyak dari rekan-rekan saya, apalagi adik-adik Pramuka di bawah saya yang berpadangan miring akan berbagai tanda-tanda yang sering saya kenakan… Memang sejarahnya agak panjang kalau saya ceritakan, tapi garis besarnya saja… Begini, dulu sebelum saya duduk sebagai Anggota Dewan Kerja Daerah Kalimantan Selatan, saya merupakan Anggota Dewan Kerja Cabang Hulu Sungai Tengah. Pada waktu saya menjabat sebagai Anggota DKC saya sering menjumpai seorang Andalan Cabang (sampai sekarang) yang gemar mengenakan Tanda Penghargaan yang beliau dapat, mulai dari Lencana Wiratama, Lencana Darma Bakti dan berbagai Lencana-lencana lainnya… Dulu, saya gemar menjadi saingan beliau, begitu saya sering disebutkan… Saya gemar memasang TKK, Tanda Krida, Tanda Saka bahkan TISKA lainnya… Namun yang saya sayangkan adalah, mengapa hanya saya saja yang gemar melakukan hal tersebut… Untuk menjawab sebuah problema tersebut saya sempat melakukan penelitian kecil dengan mengambil sampel di daerah Barabai saja, metode yang saya gunakan wawancara langsung dan quisioner… dengan kesimpulan bahwa mereka (Peserta Didik) enggan mengenakan berbagai Tanda di Seragam Pramukanya karena malu… Malu menempati posisi pertama pada penelitian saya tersebut disusul dengan Males… Seingat saya, 80% dari kesimpulan tersebut ditempati oleh si Malu itu tadi, baru kemudian sekitar 18% ditempati oleh Males, dan 2% diantaranya lain-lain…
Sebuah Paradigma yang luar biasa bagi saya, karena dalam waktu yang sama juga dulu saya gemar mengoleksi berbagai Keputusan Kwartir Nasional(sampai sekarang), sembari saya periksa bahwa tujuan dari Tanda Pengenal Pramuka (secara umum) adalah untuk meningkatkan minat seorang Pramuka, juga memberi seorang Pramuka penghargaan, dan banyak hal yang bermanfaat lainnya untuk seorang Pramuka…

Saya berpandangan bahwa, satu hal yang membuat kita(Pramuka) kini menurun adalah perubahan Orientasi Pramuka(peserta didik) dalam menyikapi Tanda Pengenal Pramuka. Seperti halnya yang saya gunakan ini… ((( UPLOAD GAMBAR )))

Oh iya, saya hampir lupa… Saya sangat berterimakasih kepada kak Soedarmanto, S.Sos. karena beliaulah menjadikan saya terinspirasi untuk membuat sebuah penelitian.

Kembali ke topik, dalam hal ini saya sangat berharap Orientasi yang kurang baik terhadap Tanda Pengenal Pramuka tersebut dapat dihilangkan. Mengingat disamping semua yang saya sebut diatas, Tanda Pengenal Pramuka juga berfungsi sebagai alat Pendidikan disamping sebuah kebanggaan, setidaknya bagi saya…

Bahkan sampai sekarang saya selalu bermimpi untuk memperoleh TKK 100 buah, kalau perlu utama semua, tapi nampaknya tidak memungkinkan, hahahah… juga mendapatkan Lencana Teladan… Lencana tertinggi dalam hierarki Tanda Penghargaan yang dapat diterima oleh Peserta Didik (Pramuka S/G/T/D)… Saya rasa, sekarang sangat langka bahkan tidak ada lagi seorang Pramuka dengan Lencana Teladan di Kalimantan Selatan, mungkin di Indonesia… Karena itu merupakan penghargaan yang tidak mudah memperolehnya… hahahahaha… Ngimpi banget… Tapi itulah motivasi saya untuk menjadi yang lebih baik, dan yang terbaik… serta memberikan yang terbaik…

Terakhir saya mempunyai harapan bahwa semua yang saya paparkan ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan di Kalimantan Selatan, terlebih lagi di Indonesia… agar dapat termotivasi menjadi yang lebih baik lagi dan menjadi yang terbaik… Yang perlu disadari adalah satu hal, kalau kakak-kakak masih ingat sebuah istilah “jika kita ingin dihargai, maka hargailah orang lain” tentu kakak-kakak akan mengeri bahwa untuk menghargai orang/siapapun yang memberi kakak-kakak Tanda Pengenal Pramuka (Termasuk didalamnya Tanda Umum, Tanda Satuan, Tanda Jabatan, Tanda Kecakapan terlebih lagi Tanda Penghagaan) maka hargailah orang tersebut, dengan cara kita mengenakan Tanda Tersebut di Seragam kita, tapi yang perlu diingat adalah sesuai dengan ketentuan yang berlaku… bukan asal-asalan mengenakan Tanda Pengenal…

Kiranya ini saja yang bisa saya sampaikan, terlih lagi saya sangat merasa terhormat jika kakak-kakak bisa memberikan saran bahkan kritikan dari tulisan saya ini… Saya hanya manusia biasa sama seperti kakak-kakak sekalian, yang juga punya kekurangan…

Akhir kata selamat berjuang menjadi yang terbaik dan SALAM PRAMUKA…

Salam Pramuka

Mengingat tahun ini adalah tahun besar untuk Gerakan Pramuka, kalau saya boleh bilang. Karena di tahun ini pula lah, kita sebagai Pramuka dapat memiliki kekuatan hukum dan kepastian hukum tentang organisasi yang telah berjalan selama 49 tahun ini. Karena pada tanggal 21 Januari 2010 yang lalu Panitia Kerja RUU Gerakan Pramuka Komisi X DPR RI telah mengundang Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk menyempurnakan konsep RUU tersebut. Saya yakin dan sangat yakin, ketika RUU tersebut disahkan. Gerakan Pramuka dapat berdii kokoh sepertia sedia kala.
Namun, yang perlu kita ingat ialah Pasal 1 Aturan Peralihan UUD 1945 Amandemen Ke-4 yang berbunyi ”segala peraturan perundang-undangan yang ada masih tetap berlaku selama belum diadakan yang baru menurut Undang-undang Dasar ini”. Kalau kita kaitkan dengan Geraka Pramuka menurut hemat saya (meskipun sedikit memaksa, ^_^) adalah Ketentuan-ketentuan (dalam hal ini Keputusan Kwartir Nasional) terdahulu masih tetap berlaku selama belum ada penyempurnaan/perbaikan.
Dari berbagai web/blog yang sudah saya amati, sangat susah menemukan Keputusan Kwartir Nasional yang bisa diunduh dengan mudah, baik yang dulu (tidak berlaku lagi) atau yang masih berlaku. Nah… semoga sebagian Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang saya dapatkan dari berbagai web/blog atau bahkan ada sebagian yang saya tulis kembali dari buku yang Kwartir Nasional terbitkan.
Akhir kata, semoga ini bisa bermanfaat untuk semua. Terutam untuk rekan-rekan yang memmerlukan. Terimakasih.

Link Daftar Kep Kwarnas Tahun : 1961, 1962, 1963, 1964, 1965, 1966, 1967, 1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, 1975, 1976, 1977, 1978, 1979, 1980, 1981, 1982, 1983, 1984, 1985, 1986, 1987, 1988, 1989, 1990, 1991, 1992, 1993, 1994, 1995, 1996, 1997, 1998, 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010

Link Daftar Kep Kwarnas Yang Masih Berlaku

Salam Pramuka

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.