Salam Pramuka !

Sering saya mendengar kakak-kakak pelatih pasukan penggalang kami, ketika saya masih belajar di MTs yang menceritakan tentang lencana daerah kalimantan selatan dan penciptanya, Drs. Abdullah Sihamkari. Namun setiap ditanya makna dari lambang tersebut, tidak pernah ada jawaban yang memuaskan untuk saya waktu itu. Sampai pada suatu waktu salah seorang kakak pelatih saya yang kebetulan beliau juga kenal dengan Abah Abdullah, begitulah sapaan beliau. Ketika pertemuan pertama kami (antara saya dengan Abah), saya awalnya hanya diam dan berkenalan sedikit dengan beliau dengan rasa sedikit malu, saya pun diperkenalkan kepada beliau. Entah seperti peramal atau apa, setelah perkenalan itu beliau langsung bercerita tentang kehidupan beliau dulu ketika masih benar-benar aktif dan bisa dengan mudah berjalan (maklum, sekarang beliau menderita sakit di kaki, mungkin karena faktor umur). Panjang lebar beliau bercerita, sampai akhirnya bercerita tentang lambang. Seraya ingat dengan tujuanku datang ke rumah beliau tersebut, ku coba lontarkan pertanyaan utamaku, karena polosku waktu itu tanpa basa-basi.
Beliau menceritakaan kenpa lambang tersebut sampai tercipta dan kenapa beliau yang menciptakannya. Kata beliau, beliau waktu itu memenangkan sayembara membuat lencana daerah kalimantan selatan yang kemudian di putuskan dalam Surat Keputusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan Nomor KEP-04/D XIII/8/67 yang ditanda tangani oleh Kak Mastoor Anang yang menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Daerah waktu itu. Sehari setelah surat keputusan tersebut diterbitkan, beliau (Abah Abdullah) mendapatkan penghargaan atas sayembare tersebut dan dipatenkan dengan Surat Keputusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan Nomor 214/0A/D XIII/10/67 pada tanggal 15 Agustus 1967. Beliau waktu itu masih menjabat sebagai Andalan Cabang Urusan (ancu) Budaya Kwartir Cabang Hulu Sungai Tengah.
Nah untuk memahami makna yang terkandung dalam lambang tersebut, mari kita perhatikan penjelasan makna lambang yang Abah tulis dalam buku “Penjelasan Arti Lambang” yang beliau tulis sendiri.

A.BENTUK
PERISAI/TELABANG
Maksudnya adalah anggota pramuka (dalam hal ini dikhususkan untuk daerah Kalimantan Selatan) sebagai benteng pertahanan dari amukan yang mencoba merongrong Kemerdekaan Negara, mempertahankan tekad perjuangan bangsa yang diwariskan pada patriot pendahulu yang mendirikan negara tercinta Republin Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

PITA (GARIS) HITAM PINGGIR LUAR PERISAI
Maksudnya adalah lapisan-lapisan semangat membahana yang keluar dari lubuk hati yang dalam dikancah sosial/masyarakat tanpa kenal menyerah, berani dan bertanggung jawab, waja sampai kaputing.

PITA (GARIS) PUTIH SESUDAH HITAM
Maksudnya adalah lapisan indra yang berada didalam semangat membaja adalah ketulusan hati yang dalam, sebagai kemudi (iman) dari segala laku tindakan.

B.TULISAN KALIMANTAN SELATAN
Maksudnya adalah anggota Pramuka Kalimantan Selatan mempertahankan dan menjunjung tinggi serta menghargai daerah dimana mereka bertempat tinggal bersama warga lainnya, memelihara dengan gagah berani demi keharuman daerahnya diantara warga bangsa Indonesia lainnya.

C.TUNAS KELAPA DENGAN LINGKARAN PADI DAN KAPAS
Maksudnya adalah Lambang Pramuka sebagai suatu sikap dalam geraknya yang sudah sah/resmi di bumi nusantara yang kaya dan makmur tanah air Indonesia.

D.WARNA
WARNA COKELAT MUDA (SEPERTIGA KIRI DAN SEPERTIGA KANAN)
Maksudnya adalah warna serabut kelapa yang mengisyaratkan kecerahan dan keceriaan jiwa Pramuka dalam segala laku perbuatan tanpa pamrih tapi ringan tangan.

WARNA COKELAT TUA (SEPERTIGA DI TENGAH-TENGAH)
Maksudnya adalah warna kuat/liatnya kulit dan tempurung kelapa yang mengisyaratkan bahwa dalam bekerja anggota Pramuka tahan uji, tahan apilan, sampai suatu pekerjaan berhasil dengan baik dan tepat guna.

BIRU MUDA (RUMAH BANJAR)
Maksudnya adalah penunjukkan khas banjar (banjarmasin) kalimantaan selatan yang warganya dalam kedamaian agamis serta mematuhi pimpinan (pemerintah)

KUNING EMAS (BINTANG)
Maksudnya adalah jelmaan Pancasila (jiwa dan raganya) yang menerangi warna Kalimantan Selatan bumi kerajaan Lambung Mangkurat, yang mengamalkan agama dengan sebaik-baiknya dan seutuhnya.

E.KESIMPULAN MAKNA
Kesimpulan makna dari Lencana Daerah Kalimantan Selatan adalah pendidikan dan latihan kepramukaan Kalimantan Selatan yang memupuk semangat waja sampai kaputing mengabdi kepada negara, berketerampilan dan bersahaja serta berbahagia bagi orang lain/masyarakat uga bagi dirinya sendiri serta siap menyambut/memegang tongkat estafet dari orang tua.

Makna yang saya tulis diatas merupakan makna yang sesungguhnya. Semoga artikel saya ini dapat bermanfaat dan terimakasih.

Salam Pramuka !

Sumber :
Buku “Penjelasan Arti Lambang” Penulis “Drs. Abdullah Sihamkari” pada tanggal 14 Agustus 1989 di Barabai.