Alhamdulillah, akhirnya satu lagi status BOT yang diberikan. Tepatnya di bahasa Bugis. Status BOT diberikan karena di bahasa Bugis yang cukup banyak memiliki artikel, ternyata tidak mempunyai banyak BOT. Al-hasil dengan cukup mudahnya saya mendapatkan status BOT. Sembari tetap menunggu pengangkatan BOT di Wikipedia bahasa Aceh, saya tetap melakukan pekerjaan BOT seperti biasa.

Sebelumnya BOT saya yang liar sempat mendapat sedikit teguran untuk tidak melakukan pekerjaan interwiki dulu, karena fungsi perubahan kosmetik belum begitu diperlukan dan tidak dianggap penting. Ada juga yang memperingatkan untuk tidak melakukan perubahan di halaman-halaman templat. Hampir saja hal itu saya lakukan, yang tentunya bisa berdampak pada perubahan yang cukup signifikan terhadap templat yang bersangkutan. Waaaw, ternyata BOT tidak sekedar menulis beberapa source code tapi juga perlu dengan teliti melakukan perubahan. Hmm… Memang cukup banyak parameter yang digunakan, sampai-sampai saya belum begitu fasih juga memahami parameter di setiap fungsi BOT.
Kedepan bersama Pengguna IvanLanin dan Gombang, dibantu pengguna lain, kami berencana menyusun pedoman penggunaan BOT dalam bahasa Indonesia. Dan kalau perlu mengembangkannya. Hahaha…
Tepat tanggal 30 Mei 2012 di Wikipedia bahasa Melayu saya melakukan kesalahan yang cukup vatal, yakni memenuhi Perubahan Terbaru. Karenanya oleh Pengguna Aurora seorang Birokrat yang semula saya minta untuk melakukan pemeriksaan untuk status BOT saya memblokir akun BOT saya di sana. Akhirnya, selama 72 jam saya terpaksa tidak dapat mengakses hal apapun di Wikipedia bahasa Melayu.
Ya, sepertinya saya harus menikmati itu. Meskipun sebenarnya saya tidak menyukainya, hahaha…. Dan sepertinya saya menemukan pelajaran yang berharga disini.